Di era kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan, teknologi tidak hanya membuat hidup lebih mudah tetapi juga membuat masyarakat lebih inklusif dan adil.Microsoft Diluncurkan Melihat AI Aplikasi ini merupakan produk inovatif dengan sentuhan manusia. Dirancang khusus untuk Orang buta dan tuna netra Desainnya, melalui pengenalan cerdas dan deskripsi suara, memungkinkan mereka untuk “mendengar” seperti apa dunia wujudnya. Melihat AI memanfaatkan Kamera ponsel dan teknologi pengenalan gambar kecerdasan buatan Mengubah gambar yang ditangkap menjadi deskripsi suara, sehingga membantu pengguna memahami lingkungan sekitar, mengenali wajah, dan membaca teks.
Apa itu Seeing AI?
Seeing AI adalah teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft Research.Aplikasi Gratis Aplikasi ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis dan menarasikan dunia nyata. Misalnya, ketika pengguna mengarahkan kamera ke seseorang, aplikasi akan otomatis mendeskripsikan, “Seorang pria berbaju biru sedang tersenyum.”Selain kemampuannya, Seeing AI juga dapat membaca dokumen, mengenali label produk, dan mengidentifikasi mata uang. Berkat kepraktisan dan kecerdasannya, Seeing AI telah menjadi asisten yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari bagi banyak penyandang tunanetra di seluruh dunia.
Melihat fungsi utama AI
AI menawarkan beberapa mode (disebut “saluran”) yang dapat diubah sesuai kebutuhan pengguna. Berikut beberapa fitur utamanya:
Teks pendek
Ia dapat langsung mengenali dan membacakan teks pendek, seperti label, logo, atau buku petunjuk.
Dokumen
Aplikasi ini digunakan untuk membaca dokumen yang lebih panjang. Aplikasi ini memandu pengguna untuk menyesuaikan sudut kamera, lalu memindai seluruh halaman teks dan membacanya dengan lantang.
Produk
Dengan memindai kode batang produk untuk mengidentifikasi nama dan informasi produk, sangat ideal untuk digunakan di supermarket atau toko.
Orang
Aplikasi ini mengenali wajah dan menganalisis jenis kelamin, usia, dan ekspresi. Pengguna juga dapat menyimpan wajah-wajah yang familiar untuk pengenalan di masa mendatang.
Pemandangan
Secara otomatis menggambarkan lingkungan atau pemandangan, seperti: “Ada beberapa orang yang duduk di bangku taman” atau “Ada meja dan komputer di ruangan tersebut”.
Mata uang
Dapat dengan cepat mengidentifikasi uang kertas dari berbagai denominasi, membantu pengguna melakukan transaksi tunai dengan mudah.
Cahaya dan Warna
Mendeteksi intensitas cahaya dan warna objek, misalnya, dapat menunjukkan “ruangan sangat terang” atau “pakaiannya berwarna merah”.
Melihat Panduan Pengguna AI
Berikut ini adalahLangkah-langkah dasar untuk menggunakan Seeing AI:
Gunakan
Melihat AI saat ini hanya mendukung sistem iOS Aplikasi ini dapat diunduh gratis dari App Store. Cukup cari “Seeing AI” untuk menginstalnya.
Memberikan izin
Aplikasi akan meminta akses saat pertama kali dibuka.Kamera, mikrofon, dan ruang penyimpanan Harap izinkan ini untuk memastikan fungsi bekerja dengan benar.
Pilih Mode
Anda dapat menggesek bagian bawah layar untuk memilih mode yang berbeda, seperti “Teks Pendek”, “Dokumen”, “Orang”, dll.
Bidik subjeknya.
Arahkan kamera Anda ke objek, orang, atau teks yang ingin Anda identifikasi, dan aplikasi akan segera menganalisisnya dan menjelaskan hasilnya melalui suara.
Dengarkan menggunakan headphone
Disarankan untuk menggunakan headphone atau headphone Bluetooth untuk mendengarkan deskripsi suara sehingga Anda dapat mendengar konten dengan jelas dan terhindar dari gangguan suara eksternal.
Simpan data wajah (opsional)
Dalam mode “Orang”, Anda dapat menyimpan foto kenalan sehingga aplikasi dapat secara otomatis mengenali identitas mereka di lain waktu.
Melihat keuntungan AI
Gratis dan mudah digunakan
Mendukung banyak bahasa (Termasuk bahasa Mandarin)
Deskripsi suara alami dan lancar.
Beberapa fungsi dapat digunakan secara offline.
Secara signifikan meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri pada penyandang tuna netra.
Batasan aplikasi
Meskipun fitur-fiturnya canggih, Seeing AI saat ini Versi Android belum dirilis. Selain itu, akurasi pengenalan mungkin menurun dalam kondisi minim cahaya. Beberapa fungsi (seperti pengenalan wajah) memerlukan koneksi jaringan untuk hasil yang lebih akurat. Namun, tim Microsoft terus memperbarui dan mengoptimalkan Seeing AI agar lebih cerdas dan praktis.
Kesimpulan
Melihat AI sepenuhnya menunjukkan kepedulian humanis yang melekat dalam teknologi. AI bukan sekadar aplikasi, melainkan “jendela dunia” yang terbuka bagi penyandang tunanetra. Dengan bantuan kecerdasan buatan, mereka dapat membaca, mengenali, dan menjelajah secara mandiri, sehingga hidup lebih percaya diri.


